Thursday, January 12, 2006

Belajar di Singapore

Ini postingan kupersembahkan buat temen-temen Indo yang baca blog ini (hmmm....kayaknya ga ada). Bodo ah, gua tulis aja. Hehehehe =p

Ada keunikan sendiri di sini. Semua anak pelajar berseragam atau yang ga berseragam alias anak kuliahan sering banget ditemukan belajar di mana-mana. Bayangin aja, di semua fast food restaurang seperti McD, KFC, Burger King, de el el. Dan ga cuman itu aja, di library alias perpusatakaan nasionalnya singapore yang banyak cabangnya di mana-mana juga banyak yang belajar. Library di sini bener-bener super nyamann....ber-ac, berkarpet, ada komputer yang bisa dipake pula, bener-bener nyaman buat belajar dna baca buku, kayak toko buku besarr yang banyak tempat duduknya. Terus bahkan di Changi, lapangan terbang, airport, pada banyak yang belajar, terutama di viewing mall alias tempat yang banyak kaca gedenya buat liat pesawat lepas landas, sampai-sampai di Changinya itu ada larangan khusus dilarang belajar, bayangkan!


Di kampus sendiri juga ada banyak library, 2 library utama untuk anak engineering, lalu ada library khusus buat anak Bio Science dan HSS (Human&Social Science). Semuanya nyaman, ber-ac, ada water cooler, ada wc pula. Tempat duduknya juga macem-macem. Dari tempat yang ada komputernya, meja panjang dengan banyak kursi buat belajar rame-rame (tapi ga boleh berisik di library), ada cubicle, alias tempat duduk khusus 1 orang yg ada pembatas di kiri kanan dan depannya, lalu ada sofa juga, ada juga ruangan khusus diskusi dan ada ruangan private buat belajar. Di tempat tinggal alias hall alias asrama juga ada ruangan khusus belajar, namanya Reading Room, ber-ac dan cubicle. Kantin, bench atau meja-kursi kayu di tepi jalan juga bisa dipakai buat belajar.Kalau saat ujian akhir, perpustakaan pun bisa buka sampai jam 12 malem dan kalau pagi-pagi mau buka, harus ngantri masuk perpustakaan, Reading Room juga buka sampai jam 2 pagi, lampu kantin nyala 24 jam, etc. Heran juga ya, kenapa ini negara mendukung banget suasana belajar, semua orang selalu belajar sepertinya, ga heran budaya kiasu atau tidak mau kalah berkembang di sini.

Ada beberapa isu yang mulai merebak tahun ini yang mengganggu proses belajar ini. Awal semester lalu, banyak orang yg kehilangan hp, dompet, laptop, dsb yang ditinggal di perpustakaan buat makan siang. Kalo di Indo pasti mikirnya, uda pasti bakal ilang, salahnya sendiri napa ditinggalin. Tapi kalo di Sigapore ini beda. Biasnaya orang selalu ninggalin tas kalo lagi makan di food court di mall sebagai penanda tempat duduk alias nge-hog. Dan emang nyatanya aman-aman aja. Selalu ga pernah ilang. Sama juga di kampus, biasnaya jam makan siang, orang-orang ke kantin dan ninggalin tasnya di perpus, tapi semester kemaren banyak banget orang yang kehilangan barangnya. Ada apa gerangan.

Tadi baru saja saya ke library, lalu didatangi seorang pustakawati yg memberi selebaran ttg banyaknya brg yg hilang di library dan menyuruh kita utk berhati-hati. Pustakawati ini mendatangi setiap orang yang ada di library. Memang luar biasa kampanye keamanan ini. Bahkan sekarang saja utk masuk library harus menunjukkan kartu pelajar.

Hmm.....semoga kampusku ini kembali aman dan tentram

No comments: